Agenda : Mampir ke SELLIE cafe Prawirotaman CAFEnya Orang CERDAS

Sellie Coffee, Jujugan Baru dari Kawasan Prawirotaman

Tempat nongkrong baru sepertinya juga mengalami pertumbuhan yang pesat. Banyak coffee shop atau tempat nongkrong serupa yang baru bermunculan di Jogja, baik di Jogja bagian utara maupun selatan. Salah satu diantaranya adalah Sellie Coffee.

Coffee shop yang berada di kawasan Prawirotaman II ini tampak menarik dengan berbagai pilihan interiornya yang terkesan jadul. Saya yang kebetulan kerap berlalu-lalang di kawasan tersebut pun menyadari keberadaan tempat nongkrong baru tersebut, dan berhubung ada teman saya dari luar kota yang sedang mengnap di kawasan turis ini, saya pun memutuskan untuk mengajaknya bertemu di Sellie Coffee. Hidangan yang ditawarkan terbilang cukup sederhana, beberapa diantaranya adalah Cheese Milk, Black Coffee Kendari, Singkong Goreng, dan Crispy Mushroom. Menu-menu sederhana yang akrab dengan cemilan keseharian saya.
Menu Cheese Milk yang saya pesan tiba lebih dulu. Berbeda dengan image dari minuman kopi, minuman berbahan dasar susu sering dianggap remeh temeh. Meski begitu, menu Cheese Milk ini memiliki rasa yang lezat dan tentu saja sangat creamy. Rasa gurih keju berpadu dengan rasa manis lembut susu, sederhana dan lezat. Dijamin bikin kenyang tapi tidak eneg. Berbeda denga menu susunya yang creamy, saya pun memesan kopi hitam yang konon biji kopinya dari Kendari. Rasa kopinya yang flavor full. Memiliki citarasa kopi yang mantap namun ringan. Benar-benar pilihan kopi yang tepat bagi pecinta kopi. Sederhana dan nendang di saat yang bersamaan. Sedangkan menu camilannya yang terbilang oke adalah jamur crispy-nya. Rasa jamur yang segar nan lembut berpadu dengan tepung crispy yang sedikit spicy. Pas banget untuk dijadikan teman minum kopi maupun susu.

Untuk harga, Sellie Coffee ini terbilang tidak mahal. Untuk keempat pesanan ini, saya hanya perlu mengeluarkan uang tak lebih dari Rp. 45.000. Sangat terjangkau mengingat kawasan ini diramaikan oleh resto dan tempat makan dengan harga bule.

Menatap Ajakan Ngopi Dari Sosok Bung Karno Di Sellie Coffee

Karya Fendi Chovi Kategori Kuliner
dipublikasikan 06 April 2017

Suatu hari penyair Timur Budi Raja mengirimkan pesan. Intinya, perbanyaklah ngajak teman-teman untuk ngobrol sambil menikmati kopi.
“Ajaklah teman-temanmu ke warung kopi. Ajak berdiskusi. Bila kata berdiskusi terlalu berat dan akademis. Ajaklah dengan menggunakan kata ngobrol santai dan ringan. Tentu dengan tekanan yang lebih rendah,” Pintanya.
Sejak itulah, kebiasaan ngopi kulakukan untuk mencari inspirasi dan sesekali menggelar mimbar diskusi dengan teman-teman.

Ngobrol sambil menikmati kopi tentu hal yang begitu mengasyikkan. Kita seperti merasa ada sentuhan emosi dalam setiap obrolan yang dibahas dengan kehadiran menu minuman secangkir kopi.
Nah, sejak merantau ke Jogja. Duduk di tempat dengan menu utama kopi menjadi kebiasaanku yang tetap kunikmati setiap akhir pekan.

Minggu lalu, aku berkunjung ke Sellie Coffee. Sebuah tempat nongkrong yang cukup homy. Duduk di sini terasa seperti menikmati suasana di rumah sendiri. Tak hanya itu, di Sellie Coffee juga terdapat live music akustik yang bisa menambah suasana kenyamanan para pengunjung.
Wajar saja bila Sellie Coffee ini dijadikan lokasi syuting, Ada Apa dengan Cinta (AADC) 2 yang kemudian menjadi viral setelah Dian Sastrowardoyo, si pemeran Cinta, mengucapkan kata-kata begini, “Rangga, Apa yang kamu lakukan ke saya itu jahat?
Sontak ungkapan itu menjadi meme di sosial media dan nama Sellie Coffee pun melejit. Menjadi tempat tongkrongan nyaman bagi banyak kalangan.
Bayangkan saja. Kamu bisa selfie di tempat Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra syuting. Asyik, kan?

Yang menarik buatku adalah saat melihat pesan di dinding tempat nongkrong ini dengan menyuguhkan kartun Proklamator Bangsa Indonesia, Presiden Soekarno.
Kartun ini menampilkan bung Karno menghadap ke microphone sambil memegang kopi dan berteriak, “Beri aku secangkir kopi, maka akan kuguncang dunia”.

Hahaha …
Kartun buatan Joen Yunus ini terlihat memberikan pemaknaan tentang manfaat ngopi untuk menciptakan sebuah perubahan.
Kopi merupakan salah satu minuman yang disukai siapapun yang senang ngobrol. Tanpa kopi, kehampaan saat ngobrol ataupun berdiskusi pasti kian menjadi-jadi.
Kopi itulah yang membuat obrolan semakin seru dan tentu menawarkan aroma persahabatan yang erat.

Jika saja ada sepuluh pemuda berkumpul dan menikmati secangkir kopi. Lalu membuat gerakan untuk kemajuan masyarakat. Dipastikan gerakan itu akan membumi.
Di Sellie Coffee menu unggulannya yaitu kopi tubruk yang memang berasal dari seluruh Nusantara.
Adapun kopi yang paling laris diminati pembeli adalah kopi lokal Jawa yang berasal dari Sindoro, Temanggung, kopi Owa dari pekalongan, kopi Arabica maupun Robusta.

Semua bisa dipesan di Sellie Coffee untuk menghangatkan obrolan. Apalagi, jika kamu datang pada malam jumat. Ada live music akustik yang memang secara rutin digelar.
Selain itu, Ada juga menu minuman alternatif seperti Cokelat, Juice Float serta Hot Drink seperti Wedang Jahe, teh tarik serta wedang oewoeh. Juga ada minuman dingin yang sangat laris yaitu Es Pocong.
Menurut Imam Wisnu Birowo, owner Sellie Coffee, kehadiran Sellie Coffee diharapkan bisa menjadi tempat untuk memperkenalkan kopi indonesia serta menjadi andalan yang disukai oleh masyarakat Indonesia sendiri sehingga nanti mampu bersaing dengan kopi luar negeri yang harganya sangat mahal.

Setelah ngobrol panjang lebar dengan Wisnu Birowo, si owner dan tiba saat pulang setelah berjam-jam menikmati suasana di Sellie Coffee.
Aku menyempatkan diri untuk menatap kembali kartun bung Karno yang terpajang di dinding yang dibuat oleh sosok kartunis bernama Joen Yunus. Pesan dari kartun itu begitu mantab dan dalam hati aku berkata :
“Anda benar sekali, Pak Karno!”
O, ternyata di Sellie Coffee sedang digelar Pameran Kartun Kopi oleh PAKYO (Paguyuban Kartunis Yogyakarta) selama tanggal 18 Maret hingga 17 April 2017.
Berkunjunglah ke Sellie Coffee. Tempat yang begitu homy dan pada dinding-dinding di setiap pojokan bangunan tempat ngopi ini, tersaji aneka jenis kartun yang bisa memanjakan mata. Apalagi, di Sellie Coffee juga ada event pameran lukisan yang rutin digelar setiap bulan.
Wah, asyik, kan?
Tertarik. Silakan merapat pada jam 19.00 hingga 00.00 Wib ke Sellie Coffee di jalan Gerilya 822, Prawirotaman, Yogyakarta.
Fendi Chovi, Seorang penyuka kopi manis dan penikmat kenangan

OPEN THIS
https://www.inspirasi.co/foto
http://www.mataramgolonggilig.blogspot.com
INSTAGRAM @satrio.mataram
http://coffeesellie.blogspot.co.id/
https://bondowosokopi.blogspot.co.id/

Mampir ke Sellie Coffee, Tempat Rangga dan Cinta bertemu
• Basita Administrator
• 12 May 2016
• Share On Facebook
• Share On Twitter

(Sumber gambar: zenrooms.com)
Setelah pemutaran sekuel film dari Miles Films berjudul Ada Apa Dengan Cinta? 2, euphoria bertemunya kembali Cinta dan Rangga masih terngiang terutama bagi fans setia AADC (Ada Apa Dengan Cinta). Nah, tentunya anda juga masih ingat dengan salah satu adegan yang dibilang mengesankan di mata para penonton yakni ketika Cinta (Dian Sastrowardoyo) mengatakan, “Rangga, yang kamu lakukan ke saya itu jahat.”
(Sumber gambar: klimg.com)
Dari cuplikan klip tersebut, kemudian banyak netizen yang membuat parodi dan meme “Rangga Jahat” yang cukup membuat geli para pembacanya. Bahkan sudah sangat viral sebelum filmnya resmi ditayangkan.
Dikutip dari kompas.com, kebetulan lokasi syuting dari adegan tersebut dilakukan di sebuah kedai kopi yang berada di Jogjakarta bernama Sellie Coffee. Beralamat di Jalan Gerilya Nomor 822 atau lebih dikenal dengan Jalan Prawirotaman II, Yogyakarta, kedai ini dijadikan salah satu lokasi tempat Rangga dan Cinta bertemu untuk menyelesaikan masa lalu mereka setelah lama tak bertemu.
Imam Wisnu Birowo selaku pemilik dari kedai kopi ini awalnya tidak pernah membayangkan jika cafenya akan dijadikan salah satu lokasi syuting kelanjutan film fenomenal Ada Apa Dengan Cinta? 2.
(Sumber gambar: pegipegi.com)
“Sebelum proses shooting terjadi, Riri Riza sempat mampir menikmati kopi di sini, kemudian bertanya apakah bisa kedai ini dijadikan lokasi shooting AADC? 2. Beberapa waktu kemudian, terjadilah proses shooting yang dimulai dari pagi hari,” ujar pria yang akrab disapa Wisnu ini.
Kedai yang telah berdiri sejak tahun 2009 ini berada di kawasan yang populer dengan sebutan kampung turis. Disebut kampung turis karena disini banyak terdapat homestay dan juga hotel yang diinapi oleh para turis yang berkunjung ke Jogja.
“Saat itu wilayah Prawirotaman belum terlalu ramai dengan hotel maupun homestay, jadi hanya ada dua warung kopi di sini. Penamaan Sellie Coffee sendiri merupakan nama gabungan dari nama kedua anak saya,” kata Wisnu.
Saat ini memang sedang tren kedai kopi yang bernuansa modern minimalis, ditambah dengan peralatan mesin kopi yang bisa terbilang mahal, namun disini Wisnu justru ingin menghadirkan konsep tradisional di kedainya. Di kedai ini menyediakan kopi tubruk dari berbagai wilayah di Indonesia ujar seniman desain interior ini.
Diantara kopi – kopi favorit yang dipesan pengunjung diantaranya adalah kopi yang berasal dari Gayo, Toraja, Papua, dan Flores, termasuk kopi dari lereng Merapi dan kopi dari Menoreh.
Dari luar kedai kopi ini terlihat tidak terlalu besar, cenderung mungil. Namun dengan pemakaian kaca bening untuk jendelanya, membuat ruangan ini tampak semakin luas. Untuk dekorasinya, dinding ruangan Sellie Coffee sengaja dibuat dengan anyaman bambu bercat putih yang memberikan kesan tradisional, namun tetap artistik.
Tidak ketinggalan, ada pula beberapa lukisan karya seniman Jogja yang menghiasi dinding kedai ini. Namun siapapun yang ingin menampilkan karya seperti lukisan, bahkan pertunjukan seperti tari maupun musik, Wisnu pun membuka pintu lebar- lebar.
Kebetulan di Sellie Coffee terdapat tempat sudut khusus untuk penampilan musik yang biasanya tampil setiap Kamis malam. Jadi anda bisa menikmati pertunjukan gratis sambil minum kopi. Tidak hanya kopi, tapi wedang uwuh dan kudapan tradisional pun juga bisa dipesan. Kedai ini mulai buka dari pukul 5 sore hingga tengah malam. Tempat yang cocok untuk kongkow bersama teman – teman.
“Salah satu sajian makanan yang kami rekomendasikan untuk pendamping minum kopi adalah singkong goreng yang dipadupadankan dengan sambal bawang pedas,” ujar seniman desain interior ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s